Beranda / Berita / Kemahasiswaan

Bedah Buku Argumen Ekopedagogi dalam Al-Qur’an, Tampilkan Gagasan Pendidikan Ramah Lingkungan dalam Perspektif Islam

Admin Web Kemahasiswaan 22 June 2025 28 dibaca
Bedah Buku Argumen Ekopedagogi dalam Al-Qur’an, Tampilkan Gagasan Pendidikan Ramah Lingkungan dalam Perspektif Islam

Perpustakaan Institut Miftahul Huda (IMH) Subang, bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) PGMI dan HMPS PIAUD, sukses menyelenggarakan kegiatan Bedah Buku bertajuk “Argumen Ekopedagogi dalam Al-Qur’an” pada Sabtu, 21 Juni 2025. Acara ini berlangsung di Auditorium IMH Subang dan dihadiri oleh puluhan peserta dari kalangan dosen, mahasiswa, serta pegiat literasi. Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Dr. Adudin Alijaya, penulis buku sekaligus Dekan Fakultas Tarbiyah IMH Subang, serta M. Wafa Ridwanulloh, S.Sos., Ketua Paguyuban Duta Baca Jawa Barat, yang hadir sebagai pengulas buku.
parannya, Dr. Adudin Alijaya menjelaskan bahwa ekopedagogi adalah pendekatan pendidikan yang mengintegrasikan kesadaran ekologis dalam proses pembentukan karakter dan moral manusia. Ia menegaskan bahwa Al-Qur’an tidak hanya berbicara mengenai aspek ibadah dan sosial, tetapi juga mengandung nilai-nilai ekologis yang perlu dikaji secara kritis dan kontekstual. “Kesadaran lingkungan merupakan bagian dari spiritualitas Islam yang harus dihidupkan dalam praktik pendidikan,” ujarnya.

Gambar Pendukung
Gambar Pendukung
Gambar Pendukung
Gambar Pendukung
Gambar Pendukung
Gambar Pendukung
Gambar Pendukung
Gambar Pendukung

Sementara itu, M. Wafa Ridwanulloh, S.Sos., selaku pengulas, menekankan pentingnya integrasi nilai-nilai ekopedagogi ke dalam sistem pendidikan Islam. Ia menyampaikan bahwa isu keberlanjutan lingkungan saat ini menjadi tantangan global yang tidak dapat diabaikan oleh institusi pendidikan, termasuk perguruan tinggi Islam. “Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga peduli terhadap kelestarian lingkungan dengan berlandaskan nilai-nilai Qur’ani,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, para peserta diajak untuk memperluas perspektif mengenai pentingnya kesadaran ekologis dalam pendidikan, serta menggali potensi Al-Qur’an sebagai sumber nilai-nilai ekopedagogi. Acara ini juga menjadi bagian dari upaya penguatan literasi akademik yang relevan dengan isu-isu kontemporer, sekaligus memperkuat sinergi antara dunia literasi dan dunia pendidikan Islam.

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

😊😂👍❤️🔥👏😍🎉🤔😎✨🙌

Daftar Komentar 0

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!